Melahirkan Caesar Tips / Uncategorized

Perjuangan Ku, Melahirkan Normal Bayi Sungsang Bukan Dengan Caesar !

Kandungan Bayi Sungsang Pilih Melahirkan Normal atau melahirkan Caesar ? Pengalaman pribadiku.

Bayi sungsang melahirkan normal
Bayi sungsang melahirkan normal

Melahirkan anak adalah moment yang sangat spesial bagi setiap Ibu. Apalagi melahirkan utnuk yang pertama kali tentu lebih spesial lagi. Antara gembira dan takut,sedih dan takut. Apalagi bila melahirkan normal bayi sungsang, sungguh pengalaman yang luar biasa.

Bagaimana tidak pada kehamilan pertama seorang ibu yang tadinya gadis langsing berubah menjadi gendut dengan kenaikan berat badan antara 15 dan 20 kg. Dari yg pakaian andalan bisa dipakai kapan saja menjadi hanya bisa memakai pakaian tertentu saja. Belum lagi soal apakah melahirkan normal ataukan melahirkan caesar itu pembahasan panjang lainya ditambah lagi posisi bayi sungsang. Begitulah yg dirasakan ibu ibu ketika akan melahirkan normal. Dan itu pulalah yang saya rasakan sebagai calon ibu baru.

Oh iya nama saya Dewi tinggal di Jogjakarta, kehamilan pertamaku berbarengan dengan penyelesaian kuliah Pasca sarjana dibidang Sience. Disela sela kesibukan menyelesaikan kuliah si jabang bayi tumbuh pelan pelan memenuhi perutku. Semakin hari semakin aktiv di perut, apalagi bila sedang naik motor. Si bayi keliatannya gak suka, maka dia akan keras dipinggir perut.

Rutinitas saya yang cukup padat dan keadaan ekonomi keluarga yang waktu itu belum begitu baik. Mengharuskan suami saya kerja diluar kota. Walhasil saya terpaksa melakukkannya sendirian. Bayi pertama sungguh bayi perjuangan.

Tanda Tanda Bayi Sungsang Terlihat Bisakah Lahir Normal

Mulai kehamilan berumur 5 bulan posisi si kepala si bayi mulai tampak. Dan posisi bayi mulai tampak diatas bukan dibawah. Itu normal Bu, posisi bayi umur 5 bulan masih terus berubah posisi jawab dokter saya. Membuatku tenang.

Hampir setiap suami saya pulang 2 minggu sekali kami periksa kandungan. Dan hasilnya sampai bulan ke 7 sangat jarang terlihat kepala anak saya berposisi dibawah. Ini mulai membuat saya khawatir. Dokter mulai menyimpulkan bahwa anak saya besar kemungkinan akan lahir secara sungsang. Alias kaki terlebih dahulu, sungguh sesuatu tak terduga dan membuat saya khawatir. Apalagi ini adalah anak pertama saya dan saya harap bisa melahirkan normal.

Beberapa dokterpun kami minta pendapatnya. Meski uang kami pas pasan pada waktu itu. Keinginan saya untuk melahirkan normal cukup tinggi. Sehingga saya tidak mau menyerah begitu saja. Saya yakin ada acara agar anak saya bisa dilahirkan dengan normal. Sayangnya dari 3 dokter ketiganya berpendapat sama bahwa saya kemungkinan besar melahirkan sungsang. Dan supaya tidak beresiko dokter menyarakan agar saya memilih melahirkan Caesar.

Ikhtiar Bayi sungsang Untuk melahirkan normal.

Setelah cara medis saya tempuh dan membandingkan 3 pendapat dokter yang hasilnya sama. Akhirnya saya mulai mencari informasi tentabg bagaimana memutar kandungan. Menurut beberapa informasi ada beberapa dukun yang memiliki kemapuan membenarkan posisi bayi sungsang ke posisi yang semestinya.

Perasaan antara takut dan ragu muncul ketika saya dab suami mencari dua nama dukun itu. Yang pertama di jalan magelang km.17 yang kedua di arah wonosari. Kami mencari dukun pertama di jalan magelang itu. Waktu itu posisi kehamilan saya sudah masuk ke 8 bulan. Dengan tergopoh gopoh saya dan suami bertanya kesana sini. Aneh bin ajaib kedua dukun yang direkomendasikan orang itu yang jalan wonosari tidak ketemu sedangkan yang jalan magelang baru saja meninggal. Dan kami berdua memutuskan untuk mengakhiri pencarian kami. Suami saya bilang… mungkin sudah takdir De, kamu haru melahirkan caesar. Sedih rasanya.

Sudah tidak bertemu dukun pijat bayi, hampir semua dokter menyarankan menyegerakan operasi caesar. Bahkan ada salah satu dokter yang sedikit memaksa untuk dilakukan tindakan melahirkan operasi caesar pada hari itu juga. Padahal waktu itu saya hanya mencari perbandingan informasi. Dan dengan dokter itu baru satu kalo berkonsultasi. Dia mengatakan bahwa menundanya justru membahayakan bayi. Saat saat yg benar benar menguras kepercayaan diriku untuk melahirkan normal.

Minggu Terakhir Keputusan Melahirkan Normal atau Melahir Caesar ?

Bayi sungsang melahirkan normal
Bayi sungsang melahirkan normal

Minggu terakhir kedua dokter menyarankan supaya saya melahirkan caesar. Akhirnya perjuanganku untuk melahirkan normal tidaknberhasil pikirku. HPL kelahiran sudah dekat waktuny. 5 hari lagi. Tapi rasanya saya tidak rela untuk melahirkan caesar. Mungkin setiap orang punya prinsip yang berbeda. Buay saya melahirkan normal adalah perjuangan dan ibadahnya seoarang Ibu. Rasanya lebih puasa, meski melahirkan caesar juga bukan hal yang buruk tentunya. Setiap orang punya rasa yang berbeda. Begitulah kira-kira.

Pada H-2 HPL saya bertemu dengan dokter temen suami saya. Di lulusan UGM , dia bilang ada dokter perempuan yang sanggup membatu melahirkan normal meski posisi Kandungan Bayi sungsang. Namanya Dokter Munzayana, lokasi di tengah tengah kota dekat pakualaman.

Akhirnya tanpa pikir panjang saya dan suami menuju ketempat prakteknya. Umurnya waktu itu Bu dokter masih sekitar 42 tahun. Masih terlihat cantik , cekatan dan tegas itu kesan pertamaku.

Setelah dokter memeriksa kandunganku dia berkesimpulan mampu membantu proses melahirkan normal dalam keadaan bayi sungsang.

Bu, melahirkan itu tugas mulai seorang wanita. Yang tidak dimiliki pria sehebat apapun. Bila Ibu sudah bertekad bulat untuk melahirkamelahirkan normal meskipun kandungan bayi sungsang. Saya akan berusaha semaksimal mungkin. Bu dokter meyakinkan.

Rasanya saya coxok denga dokter satu ini. Deeling saya dokter ini benar-benar mampu membuat persalinanku berjalan secara normal.

Begini aja Bu, besok kan sudah HPL kita tunggu 1 minggu lagi. Bila tanda-tandanya belum kuat. Nanti saya akan beri beberapa obat agar dapat memacu konstraksi.

Tenang ya Bu, sayaihat Bayi Ibu sehat dan baik. Kembali Bu dokter memberikan support untukku.

Hari itu Tiba Juga, Si Bayi Sungsang Lahir normal

HPL sudah menginjak 8 hari, tanda tanda konstraksi sudah muncul semakin sering. Pada hari jumat siang kinstraksi yang ditunggu tunggupun muncul. Alhamdulillah suami sejak seminggu lalu sudah tidak mengambil pekerjaan luar kota. Jadi sudah stand by dirumah.

Dengan memgendarai motor akhirnya pukul 14.00 sampelah di klinik Dokter Munzayana tersebut. Oleh penjaga klinik saya disarankan untuk segera menginap.

Waktu terus berjalan , anehnya rasa sakit yang muncul tadi pagi. Sedikit demi sedikit justru hilang. Bukaanya tidak.berjalan dengN normal pikirku. Malam hari konstraksi berlanjut namun dengan intensitas yang jarang untuk ukuran Ibu yang akan melahirka normal.

Pada pagi Hari , Bu dokter menjengukku dan bilang, konstraksinya kurang berjalan normal. Dia kemudian memutuskan untuk memacu kelahiran denga obat yang disuntikan via infus. Suami saya menyetujui apa yang diputuskan Bu dokter.

selama di infus cairan pemicu , Saya disarankan oleh Bu dokter untuk jalan jalan kecil di selasar klinik. Akupun mengikuti saran tersebut dengan senang hati. Suami saya membantu membawa infusnya.

Pukul 10.00 pagi muncullah mules yang sangat kuat. Inilah saatnya pikirku. Saya memanggil perawat yang ada. Sejurus kemudian saya sudah diruaang persalinan. Saya berdoa kepada Allah SWT supaya persalinan normalku berhasil. Suami saya mendampingi di samping.

Bu dokter turun dari ruangannya untuk mendampingi saya.

Seperti yang ada di film2 dokumenter sayapun mengejang… 1…2…3 heeekkk begitulah kira-kira. Bukaan sudah masuk bukaan 10 namun si Jabang bayi sulit keluar. Saya coba lagi sambil mengumpulkan kekuatan dan doa.

Akhirnya pada ngejangg yang ke 4 bayi mungil keluar juga. Bu dokter dwngan cekatan membersihkan rahim saya dan menjahit rahim saya yang sempat di sobek. Ya disobek, tanpa saya sadar Bu dokter melakukan tindakan kilat dengan emnyobek beberapa cm rahim saya.

Tindakan itu dilakukan untuk mempermudah proses melahirkan normal untuk Bayi sungsang. Sayapun mendapatkan 12 jahitan alhamdulillah semuanya bisa verjalan dengan normal.

Melalui cerita saya ini saya akan berbagi tips bagi Ibu yang Posisi Kandungan Banyi nya Sungsang. Dan ingin melahirkan normal. Maka yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :

1. Keyakinan untuk bisa melahirkan normaladalah hal utama. Bunda garus yakin dan memperjuangkan hal itu.

2. Lakukan senam hamil supaya ketika proses melahirkan tiba, bunda dalam keadaan prima.

3. Cari opini dokter. Jangan hanya satu dokter. Supaya masalah kehamilan anda akan mendapatkan sudut pandang yang utuh. Dan bisa mengambil keputusan dengan tepat.

4. Carilah dokter yang satu misi dengan anda. Tidak semua dokter mau mengambil resiko untuk membantu Ibu melahirkan normal bayi sungsang. Oleh karenanya cari dokter yang tepat. Cari tau track record dokter tersebut, keahlian dan kompetensinya. Pastikan Bunda didampingi dokter yang kompeten.

5. Bagi para suami berikan lah semangat kepada istri istri anda. Jangan . Melunturkan semangat istri anda ketika mereka ingin melahirkan normal.

Mudah – mudahan pengalaman hidup saya ini bisa menambah pengetahuan kepada Bunda. Khususnya yang memiliki persoalan yang sama kandungan bayi sungsang.

Salam sehat

www.pascaoperasicaesar.com

 

kapsul-kutuk-premium

kapsul kutuk premium KLIK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *